<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Malesa emang membel loetjoe tenaaan &#8230; </title>
	<atom:link href="http://tempe.wordpress.com/2008/01/30/malesa-emang-loetjoe/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tempe.wordpress.com/2008/01/30/malesa-emang-loetjoe/</link>
	<description>Enaknya dibacem bukan untuk dibaca</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Dec 2009 10:15:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: インドネシア人</title>
		<link>http://tempe.wordpress.com/2008/01/30/malesa-emang-loetjoe/#comment-1145</link>
		<dc:creator>インドネシア人</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 11:53:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tempe.wordpress.com/?p=163#comment-1145</guid>
		<description>マレーシアはファックだと思う。マレーシア人は創造的じゃなくて、馬鹿なんで、彼らはインドネシア人のアートを盗む。マレーシアもインドネシアからアンバラトを盗みたい。私はマレーシアがとても嫌い。あなたは同意ですか。


インドネシア人から。


注記：
この言語を分からなければ、Google Translateとこれを翻訳してください。サポートインドネシア。</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>マレーシアはファックだと思う。マレーシア人は創造的じゃなくて、馬鹿なんで、彼らはインドネシア人のアートを盗む。マレーシアもインドネシアからアンバラトを盗みたい。私はマレーシアがとても嫌い。あなたは同意ですか。</p>
<p>インドネシア人から。</p>
<p>注記：<br />
この言語を分からなければ、Google Translateとこれを翻訳してください。サポートインドネシア。</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: eline</title>
		<link>http://tempe.wordpress.com/2008/01/30/malesa-emang-loetjoe/#comment-907</link>
		<dc:creator>eline</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 19:56:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tempe.wordpress.com/?p=163#comment-907</guid>
		<description>Ikutan sumbang pendapat aja..
China itu aslinya memiliki banyak suku dengan bahasa dan dialeknya masing2, sama lah kaya Indonesia punya jawa sunda dll..
nah salah satu suku tersebut adalah Hokkien yang kata2nya plg bnyk diserap oleh bhs indonesia.

Gua - Lu asalnya dari kata Wa - Lu dari bahasa Hokkien.

Suku Hokkien ini berasal dari propinsi Fujian (RRC), Taiwan n nyebar ke negara2 Asia Tenggara. Di Indo mayoritasnya ada di Medan, Palembang, Pekanbaru. jadi ga heran klo kebanyakan yg berbahasa Wa-Lu asalnya dari sana..soal org Tionghoa asli ga ngerti Gua-Lu itu wajar karena Aku-Kamu dalam bhs mandarin kan Wo-Ni. Dan ga semua org Tionghoa bisa bhs Hokkien (punya bhs daerah msing2 soalnya).

Lagipula bhs mandarin menggunakan nada yang berbeda untuk setiap kata yang membuat mereka susah mengenali kata yang diucapkan tanpa nada yang tepat. (perlunya nada2 berbeda karena ada bnyk sekali kanji yg sama pembacaannya)

Contoh lain bhs slank yng menyerap Hokkien :
Engkong : Kakek 
Kongsi : Kerja sama 
Lumpia : (Hokkian : Lun Pia) artinya ya lumpia
Hopeng : (Singkatan dr bhs Hokkian : Ho Peng Yu/Ho Peng) artinya teman baik
Yg lainnya seperti istilah mata uang : ceban (10.000), ceceng (1000), gopek (500), goban (5000) dll.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ikutan sumbang pendapat aja..<br />
China itu aslinya memiliki banyak suku dengan bahasa dan dialeknya masing2, sama lah kaya Indonesia punya jawa sunda dll..<br />
nah salah satu suku tersebut adalah Hokkien yang kata2nya plg bnyk diserap oleh bhs indonesia.</p>
<p>Gua &#8211; Lu asalnya dari kata Wa &#8211; Lu dari bahasa Hokkien.</p>
<p>Suku Hokkien ini berasal dari propinsi Fujian (RRC), Taiwan n nyebar ke negara2 Asia Tenggara. Di Indo mayoritasnya ada di Medan, Palembang, Pekanbaru. jadi ga heran klo kebanyakan yg berbahasa Wa-Lu asalnya dari sana..soal org Tionghoa asli ga ngerti Gua-Lu itu wajar karena Aku-Kamu dalam bhs mandarin kan Wo-Ni. Dan ga semua org Tionghoa bisa bhs Hokkien (punya bhs daerah msing2 soalnya).</p>
<p>Lagipula bhs mandarin menggunakan nada yang berbeda untuk setiap kata yang membuat mereka susah mengenali kata yang diucapkan tanpa nada yang tepat. (perlunya nada2 berbeda karena ada bnyk sekali kanji yg sama pembacaannya)</p>
<p>Contoh lain bhs slank yng menyerap Hokkien :<br />
Engkong : Kakek<br />
Kongsi : Kerja sama<br />
Lumpia : (Hokkian : Lun Pia) artinya ya lumpia<br />
Hopeng : (Singkatan dr bhs Hokkian : Ho Peng Yu/Ho Peng) artinya teman baik<br />
Yg lainnya seperti istilah mata uang : ceban (10.000), ceceng (1000), gopek (500), goban (5000) dll.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ari</title>
		<link>http://tempe.wordpress.com/2008/01/30/malesa-emang-loetjoe/#comment-756</link>
		<dc:creator>ari</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 08:01:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tempe.wordpress.com/?p=163#comment-756</guid>
		<description>Ya ngga boleh gitu dong mas! kan kita ngga boleh saling menjelekkan! alangkah lebih baiknya jika antara Indonesia dan Malaysia ada perselisihan seharusnya kan kita harus meredamnya!mohon diterima saran saya! mohon ma&#039;af jika menyinggung mas! sukses bwat mas!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya ngga boleh gitu dong mas! kan kita ngga boleh saling menjelekkan! alangkah lebih baiknya jika antara Indonesia dan Malaysia ada perselisihan seharusnya kan kita harus meredamnya!mohon diterima saran saya! mohon ma&#8217;af jika menyinggung mas! sukses bwat mas!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: gombang</title>
		<link>http://tempe.wordpress.com/2008/01/30/malesa-emang-loetjoe/#comment-695</link>
		<dc:creator>gombang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 09:42:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tempe.wordpress.com/?p=163#comment-695</guid>
		<description>Kata ganti &quot;gua&quot; paling tidak sudah digunakan di Singapura pada pertengahan abad 19. Dalam salah satu  syair karangan Abdullah bin Abdulkadir ada dikisahkan tokoh Cina yang memakainya.

Jadi, entah berasal dari Betawi atau Cina, kata itu bukan pinjaman baru.

 Oh ya, bahasa Cina itu banyak dialeknya, jadi kalau ada orang Cina yang tidak tahu kata &quot;gua&quot; tidak mengherankan (kalau memang berasal dari Cina).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kata ganti &#8220;gua&#8221; paling tidak sudah digunakan di Singapura pada pertengahan abad 19. Dalam salah satu  syair karangan Abdullah bin Abdulkadir ada dikisahkan tokoh Cina yang memakainya.</p>
<p>Jadi, entah berasal dari Betawi atau Cina, kata itu bukan pinjaman baru.</p>
<p> Oh ya, bahasa Cina itu banyak dialeknya, jadi kalau ada orang Cina yang tidak tahu kata &#8220;gua&#8221; tidak mengherankan (kalau memang berasal dari Cina).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Aluwi</title>
		<link>http://tempe.wordpress.com/2008/01/30/malesa-emang-loetjoe/#comment-694</link>
		<dc:creator>Aluwi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 07:12:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tempe.wordpress.com/?p=163#comment-694</guid>
		<description>Memang sih rasanya nggak enak kalau ada tetanngga yang kayak OKB(Orang kaya Baru).  Menurut pendapat saya sih biarkan saja.  Memberi itu lebih baik dan akan membuat kita bertambah kreatif</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang sih rasanya nggak enak kalau ada tetanngga yang kayak OKB(Orang kaya Baru).  Menurut pendapat saya sih biarkan saja.  Memberi itu lebih baik dan akan membuat kita bertambah kreatif</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
