Salah satu yang menjadikan Indonesia tetap satu adalah Bahasa Indonesia dan Mata uang Rupiah.
Mata uang merupakan pemersatu transaksi setelah komunkasi (bahasa). Dengan mata uang yang sama kita dapat melakukan transaksi dengan nilai yang “sama” dimana-mana. Walaupun secara intriksik bisa berbeda ketika membeli beras di Jogja dengan membeli beras di Makassar. Tetapi kita akan -sama-sama mengerti nilai uang seribu perak.
Ada atu hal lagi soal besarnya uang dana pemilu 2009 ini …
Tahukah anda ?
- - Ketika melihat uang seribu rupiah, akan ada “belas kasih” disitu
- - Ketika ada sejuta rupiah, berarti ada “kerja” disitu
- - Ketika disebar semilyar rupiah, akan ada “kekerasan” disitu
- - Ketika digelontorkan setrilliun rupiah, sangat mungkin akan ada “kekejaman” dan darah !
Bagaimana dengan membelanjakan 50 Trilliun secara aman ?
Alhamdulillah pemilu kemarin relatif aman.
Patut disyukuri amannya “pesta demokrasi” Pileg 2009 di Indonesia kemarin.
Mahalnya Pemilu. Jangan di hamburkan dan jangan dikotori.


