Oleh: Rovicky | Juni 29, 2007

Peniti


Di Jawa dikenal peniti, di Sunda kokot (pengokot) …

Dulu yang namanya baju tetapi ada peniti-nya itu pasti baju lawas yang sudah kehilangan kancing baju. (hehehe pengalaman wektu kecil di Notoprajan jaman doeloe). 😛 Masangnya aja disembunyiin dari dalam, malu ketahuan temen. Salah-salah nembus kulit … uiih clekittt !!

Tapi peniti jaman sekarang sudah naik pangkat. Peniti tidak lagi menjadi lambang kekluwusan baju. Justru sekarang ada peniti emas. Looh hiya looh .. Bahkan Gubernur DKI Sutiyoso mendapatkan peniti emas. Penyematan peniti khusus menjelang ulang tahun Jakarta.

Sedangkan mantan gubernur yang mendapat penghargaan peniti emas yaitu, Peniti Emas tersebut diberikan Ali Sadikin, Suprapto, mantan Wali Kota Henk Ngantung, Soediro, dan secara khusus juga diberikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

Early fibulae.10th - 8th c. BCTau apa kamu tentang peniti ?

Siapa sih nemuin peniti ?
Wah, ternyata menurut Tante Wiki, peniti yang lebih sering disebut Safety Pin ini sudah ada sejak 14 abad sebelum masehi oleh bangsa Mycenaean Yunani ! … gileee ! Dulu bentuknya masih sederhana tetapi mirip sekali dengan peniti jaman moderen yang diketemukan ulang oleh seorang ahli mekanik bernama Walter Hunt. Walter ini akhirnya menjual patent peniti seharga US$400, karena dia ngutang 14 dolar sama temennya. Patent dari peniti (safety pin) ini tertulis tanggal 10 April tahun 1849. Si ahli mekanik Walter Hunt ini selain menemukan peniti juga dikenal penemu mesin jahit.

Early bow fibulae.8th - 6th c. BCFibulae jaman koeno. 8th – 6th c. BC

Tapi sakjane ide dasarnya ya tetep aja ada pada bangsa Mycenaean di Yunani seperti yang terlihat pada gambar peninggalan arkeologis ini. Bangsa Yunani kuno ini menyebutnya fibula (plural=fibulae) yang artinya bross. Dulu sering dipakai hiasan baju, dan kinipun sudah banyak bros atau dikenal “pin” saja sebagai penghias baju.

Disain peniti ini juga sudah berkembang dan bermacam-macam dan berwarna warni dan sering ditambahin pernak-pernik sebagai hiasan baju.
Fungsi awal Jaman Perunggu (Bronze age) memang sebagai hiasan, trus pernah turun derajat untuk mengganti kancing bajuku yang sering lepas 😛 . Dan sekarang malah menjadi hiasan di dadanya Pak Sutiyoso sebagai peniti emas.

Selamat deh Pak Sutiyoso, awas hati-hati pakainya kalau nancep nyenggol kulit dada … iih perihh !!

 

 

 


Responses

  1. Ini yang dipake nggantung sapu tangan kalo pas sakit batuk+pilek waktu kecil yah….

    Pengganti kancing kalo celana mlorot juga pak …

    Salam,

  2. asyik juga baca “tempe” pa lagi peniti, coz setiap hari saya pake peniti biar kerudung saya ga lepas, thanks jd tahu sejarahnya

  3. ada peniti yang jadi identitas, d’bodor dari jawa barat (kalau ga salah tulis sih). btw, di bumisegoro.wordpress.com juga ada beberapa tulisan tentang tempe. suwun

  4. Tempe……………? makanan yang paling aq gemai & paling aq suka biarpun murah tapi……………banyak gizinya tyus…………guri pastilah……..tempe gitu????????

  5. Peniti………manfaatnya banyak baju nggak ad kancing ya peniti gantinya…..,pakai krudung jga ad peniti….biarpun kecil tapi………………..manfaatnya banyak…

  6. lam kenal…
    tau g situs tempat mesan peniti…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: