Oleh: Rovicky | Januari 3, 2008

Catatan Reuni KATY – Sukses dilihat dari cara bersalaman


reuni_katy.jpg

Sudah lebih dari 25 tahun saya meninggalkan sekolah SMA Negeri-1 Yogyakarta yang lebih dikenal dengan SMA Teladan. Meninggalkan SMA Teladan tahun 1981 ternyata cukup lama juga. Akhir tahun 2007, kemarin tepatnya tanggal 22 Desember 2007, KATY (Keluarga Alumni Teladan Yogyakarta) mengadakan acara yang disebutnya sebgaai Reuni Akbar bersama mBok Timin di Jogja. Mbok Timin adalah penjaga sekolah atau mbok Bon sewaktu kami masih sekolah di SMU dulu.

😦 “Wah nostalgila ya Pakdhe ?”

Mbok Timin masih seperti yang dulu.

mbok_timin.jpgBagi yang tidak sempat mengikuti acara reuni ini ada fotonya Mbok Timin disebelah ini. Mbok Timin masih seperti yang dulu. Dulu 25 tahun lalu ya sepertinya masih begitu-begitu saja … kok ya ndak berubah ya. tetapi konon kabarnya mBok Timin sudah tidak lai menjadi penjaga gedung SMA Teladan di Kuncen ini.

Kononnya lagi, salah satu anak mBok Timin juga ada looh yang alumni SMA Teladan. Hebat juga !

😦 “Pakdhe, katanya dulu banyak yang sering nggabrul, ndoglas alias ga bayar kalau jajan ya ?”
😀 “Ah … itu kan anak-anak sekolahan kehabisan uang sangu jajan. Trus ngutang dulu”
😦 “Ngutang kok ngga bilang-bilang ?”
😀 “Nah kemarin wektu reuni ada kotak khusus mBok Timin bagi yang merasa hutang belum terbayar sejak dulu. Dan kotak itu diserahkan ke Mbok Timin sebagai bayaran pelunasan hutang selama 25 tahun !!!
🙂 “

Kesuksesan dilihat dari cara jabat tangan (bersalaman)

Ada satu crita unik ketika reuni kemarin yaitu melihat temen-temen yang “sukses” setlah 25 tahun melanglang buana menapaki jalan hidupnya. Tidak bisa dipungkiri hampir disetiap pertemuan reuni pasti ada rasa untuk melihat jadi apa ya si Anu, Si gendut itu kemana ya ? Si pinter itu kemana saat ini ? Semua pertanyaan itu adalah pertanyaan wajar. Dan bahkan seringkali menjadikan keengganan bagi beebrapa orang untuk megikuti kegiatan reuni. Aku sendiri iseng-isenag sja mengamati perilaku ini. Dan salah satu melihat kesuksesan sahabat-sahabat mudaku ini yaitu dengan melihat atau merasakan ketika berjabat tangan.

Bersalaman dengan sangat erat dan sambil tersenyum.
Ini pertanda orangnya sudah sukses dan seringkali dengan bangga menyatakan kesuksesannya. Biasanya sambil bercerita tentang dimana dia sekarang. Juga tak lupa menanyakan bagaimana kabar keluarga. Atau bahkan kabar bisnis.

Bersalaman dengan ogah-ogahan
Ini seringkali dilakukan oleh orang yang merasa kurang berhasil. Padahal belum tentu looh. Hanya karena perasaannya saja yang seringkali merasa “belum” berhasil. tetapi setelah diajak ngobrol sana sini, sakjane sudah punya mobil lebih dari dua, bahkan tanahnya sudah bertebaran dimana-mana. Yang menyenangkan justru kawan yang belum merasa sukses pun berkenan untuk berkumpul. Karena tidak jarang yang merasa cuman jadi ibu rumah tangga trus enggan hadir.

Besalaman sambil lalu dan cuek
Whallah, tidak jarang ketemu kawan macam ini. Lah wong sudah disamperin kok malah salamannya sambil mlengos. Wah barangkali aku dulu pernah iseng-iseng nggembosin sepedanya apa ya ? wupst !. TApi wong namanya juga pingin tahu walopun dicuekin aku coba korek-korek dimana saja mereka sekarang. Dan ternyata bukannya ngga sukses, tapi ternyata lagi asyik mengamati temen lainnya. Lah wong ngeliat idamannya jaman dulu, mesti aja cuwek sama aku … blaik !!!

Tapi ya secara umum yang merasa sukses sering terlihat dari jabat tangannya yang sangat erat😛

NostalGila

:D ” psst crita aja keisengan jaman SMA ya. Dulu aku pernah terlambat masuk kelas gara-gara olah raga yang dimulai jam ke 0, ya jam ke nol. Artinya sejam sebelum jam 7 harus sudah siap di lapangan untuk lari. Walaupun sudah terbiasa sepekan sekali, tapi kan sesekali terlambat juga. Nah waktu itu karena terlambat aku ga boleh ikutan olah raga. Whadduh bakalan lari dua kali pekan depan. Akhire masuk kembali ke kelas bengong doank. Disinilah timbul keisengan.
😦 “Wah Pakdhe juga suka iseng ya ?”
😀 “Lah wong bengong itu memang berbahaya thole, bisa-bisa kesambet. Pengangguran itu harus disibukkan kalau enggak ya jadinya iseng itu tadi, thole. Nah diterusin ya. Daripada bengong aku lihat banyak baju kawan-kawan yang berserakan dimejanya. Hmm … kayaknya kalao baju-baju ini dituker-tuker bisa asyik neeh nantinya😀 !”
😦 “Trus gimana Pakdhe ?”
😀 “Lah ya harus agak jeli dikit. Yang ukurannya kira-kira sama pasti ngga ngerasa. Yang cewek dituker ke cowok mestine lutju nantinya. Tapi ada juga yang gemuk dituker yang kurus. Wis pokoke pating blasur deh🙂 “

Akhirnya

😀 “Bener deh, sekelas ribut kabeh soale bajunya kok jadi sempit. Malah ada cowok yang bajunya ada wadah susu-nya. Itutuh ‘sekengan’ di dada padahal dia lagi jajan es ngga sadar…. Halaah aku ngguyu ngakak dewe !!! .. tapi juga disemprot temen sekelas !!!😛 “

 

 

 

Sebagian foto Katy 81

katy81.jpg

Sebagian foto Katy 82

katy82.jpg

😦 “Looh Pakdhe itu kok ada budhe Laras juga ta ?”
😀 “Budhe Laras kui kanca sejak SMA, Thole ”
😦 “Wooo jebul Pakdhe kuper, dapetnya cuman ‘Jape Methe’ sekolah se-SMA”
😀 “Hust !!


Responses

  1. Wuah…Dherek bingah Mas. Ini foto lustrum pertama yang saya lihat. Lha blom ada yang upload foto je. Sangat menghibur bagi kami2 yang ga sempat mudik untuk lustruman. Wuah jebul mBakyu njih alumni Kuncen ta😀

  2. salam kenal pakde. kulo KATY saking angkatan 1995.
    wuah…seneng ya bisa pada kumpul di jogja…;-)

  3. wah,… sayangnya saya baru bisa pulang setelah lustrum berakhir😦

    tapi nderek bingah sama lustrumnya deh …
    kebetulan mbok timin juga rumahnya tidak terlalu jauh dengan rumah orang tua saya, cuma beda dusun .. besok kalau ada kesempatan silaturahim ah ke beliau …

  4. Hwah!
    Puas saya bisa ktemu ma Pak Rovicky & yang pasti poto bareng…

    Huehehe …

  5. huehehe…ketemu sodara satu almamater.
    Salam kenal, Pak.
    Saya dari lulusan 2005😀

  6. wah, gagal roaming ya pak? hehe.. istilah yang aku baru denger juga dari temen2 alumni buat ngistilahin kalo dapetnya sama2 dari sma 1 hihihi…😀

    neno
    2003

  7. kata orang HRD, terrible shake hand…pertanda ke optimisan menjalani hidup, sukses adalah sesuatu yang bisa diraih, asal ada kemauan, gitu kira2…

    Regards
    Sigit

  8. Baru tahu kalau Pak Dhe lulusan SMA Teladan. Lulus SMP tahun 1990 NEM-ku nggak bakalan laku kalau ndaftar ke sana, Pak Dhe. Justru mendaftar ke SMA TN malah laku. Hahaha…

  9. Wah, aku ndak tau je klo kmrn ada reuni cah Teladan. Pas kebetulan pulang kampung, coba klo ada woro2, pasti diusahain datang wess…. Salam mbah, kulo lulusan 93. Ex- Bandeng :-p

  10. Getun banget nggak bisa hadir reuni akbar itu. Saya angkatan 1964, tiga be dua sekelas dengan Mbak dr. Winih, mas dr. Iman Santoso, Mas Arifin Djohani (alm.)dll. saya juga dengar reuni 2008 di Solo, di rumah pak dokter gula/penerbang portela angkatan I, Darmawan. Benar? Salam hangat, Tedjabayu

  11. iya-iya tahun ni aku mau ikut. Dengan fisiknya teladan aku gak kangen karena anak2ku sekolah di situ, dengan temns aku kangen lah.

  12. […] Teladan 1981 […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: