Oleh: Rovicky | Januari 4, 2009

Jangan Menyebarkan Gambar Berdarah-darah


Saat ini sedang ada krisis perang di Jalur Gaza. Secara kebetulan ada bencana gempa di Manokwari, Papua. Biasanya banyak yang menginginkan melihat gambar korban. Namun saya menghimbau kepada seluruh aktifis blogger dan mailist ini untuk tidak ikut-ikutan menyebarkan (mem-forward) gambar-gambar yang berdarah-darah.

Sebuah penelitian psikologi menunjukkan bahwa seseorang justrumenjadi bersikap sadis ketika melihat darah. Yang terjadi bukan simpati tetapi kemarahan yang lebih dekat dengan nafsu sadis. Daya nalar akan menurun ketika nafsu sadis lebih dikontrol oleh setan.

😦 “Looh Pakdhe, lah kok kayak ikan hiu ya ?”

😀 “Thole, manusia itu memiliki otak yang sangat unik dalam memberikan response setiap sinyal yang masuk. Gambar keburukan lebih nyanthel 5 kali ketimbang gambar bagus. Artinya jangan sesekali ikutan menyebarkan keburukan.”

Pilihlah gambar yang menunjukkan kebiadaban sebuah perang, tetapi bukan tubuh yang tercabik-cabik. Bukan merahnya darah. Sebuah asap mengepul sudah mengena dihati. Hindarkan tontonan sadis pada anak-anak.

Boleh saja memberikan bagaimana runtuhnya bangunan atau retaknya tanah akibat gempa. Tapi janganlah berlebihan.

Sayapun geram dengan kebiadaban Israel. Tetapi kalau saja rekan-rekan setuju sebaiknya Blogger dan Mailiser tidak ikut-ikutan menyebarkan kemarahan. Kemarahan bagaimanapun lebih tergiring oleh nafsu ketimbang ghiroh dalam membela kebenaran.

Saya juga sedih dengan gempa yang menimpa Sorong di awal tahun. Tetapi saya tidak memberikan gambar runtuhnya bangunan dan rusaknya rumah. Angka skala VII-VIII MMI sudah cukup untuk membayangkan kerusakan.

“Kekerasan atas nama negara lebih nyata ketimbang kekerasan atas nama agama !”


Responses

  1. wah saya barusan nrima emel berdarah2 dari seorang kawan. kasihan emang. btw, tempe makanan favorit saya loh. tadi istri saya masak tempe sama sayur bayem + sambel tomat. uenak tenan..hehehe. salam kenal pak. blognya asyik.

  2. pengecut sia!!

  3. Orang berpendapat boleh ngga’ sama… tapi u/ Palestina… aq malah ngga’ tega kalo di blogku ngga’ dimuat foto yg sebenarnya terjadi… mungkin aku perempuan, lebih kuat ngeliat yg berdarah2, tapi… Idul Adha bukankah kaum Sampeyan yang bertugas men’darah’kan hewan qurban? 🙂

  4. saya kok masih setuju dengan pendapatnya pakdhe… masing2 mempunyai pendapat sendiri2… tapi jangan lupa, internet sekarang bisa dengan mudah di akses oleh anak2… memang sih kalo di rumah bisa di filter… dan bukannya pengecut atau takut melihat darah… tapi karena kita masih bisa berpikir ada cara yang lebih baik dan mulia kenapa menggunakan cara yang lebih nista… wong katanya manusia itu makhluk paling mulia, nggih to pakdhe ? yang pasti adalah musuh pantang dicari namun bertemu musuh tak akan berpaling !

  5. sekali lagi… (gara2 kepedesen tempe) xi3… jadi ingat riwayat Imam Ali r.a., beliau ketika hampir membunuh mungsuhnya yang sudah tidak berdaya, tiba2 si mungsuh tadi mengejek dan meludahi Imam Ali r.a., apa yang terjadi ? Imam Ali r.a. malah melepaskan si mungsuh tadi. Dan apa kata beliau ? “Aku tidak akan membunuhmu karena alasan kemarahanku, aku membunuh karena Allah, karena membela agama Allah….” Ini baru te-o-pe-be-ge-te… kira2 kita ini yang ribut2 itu terpedaya oleh setan dengan lantaran emosi kita atau bener2 karena Allah demi menegakkan agama Allah ??? so, pakdhe sama sekali bukan pengecut bung!

  6. setuju banget, pakdhe… untuk orang yang berpengalaman seperti pakdhe, dengan data faktual yang ada, sudah cukup tersirat gambaran tentang apa yang terjadi..

    namun untuk orang awam (terutama di indonesia), melihat sesuatu yang bersifat vulgar dan berlebihan tampaknya menjadi hal yang lebih menarik

    (pantes sinteron laku keras di media televisi…)

  7. Hati2 tempe kalo posting, jgn2 anda sudah terpengaruh pemikiran LIBERAL nih….SAMPAIKANLAH WALAUPUN ITU PAHIT

  8. Pa’de sih sudah biasa dan disebut liberal. Hanya karena berbeda apa yo terus liberal.
    Keknya Pa’de hanya mikirin kalau yang liat anak-anak. Lah mbok acara berdarah-darah yang di tipi itu dikritik pa’de.

  9. jangan liat makanan
    liatlah sodara kita yg sedang perang
    demi bangsa dan negaranya
    yang mempertaruhkan darah dan nyawa
    untuk anak mereka
    SAVE OUR PALESTINA

  10. What’s we think about ???

    BGMNpun ghiroh harus tetap dijaga, baik dari nafsu atau dari padamnya ghiroh itu sendiri.

    Saat ini Gaza tidak lepas dari sebuah skenario besar Tuhan Semesta Alam, ibarat sebuah stimulus agar umat islam jangan takbbur dengan jml yang banyak tapi, bersatulah dan perangilah musuhmu yang sebenarnya.
    Tabir penyekat kebenaran, yang menutupi mata dunia skrg dibuka, mana yg Haq dan mana yg batil, dan mana yang tetap dalam kamuflase kemunafikan.

    PALESTINE AKAN MENJADI SAKSI
    MEREKA ADL SYUHADA YG DIPILIH UNTUK MENGUNGKAP kejahatan yang sesungguhnya.

    sungguh mana yang lebih hebat makar Israel dan sekutunya atau makar Tuhan Seru sekalian Alam???
    fashbiru wa shobiru wa robithu, Saudaraku ….

  11. – SARAN YANG BAIK- KALAU ANDA INGIN MENUTUP MATA DARI SEMUA PROBLEMA…….

    BAGAIMANA KITA DAPAT MELIHAT INDAH PELANGI, KALAU KITA BENCI KEPADA HUJAN DAN MATAHARI

  12. Bukan keindahan yg kita cari, jg kebencian yg kita maki. Semua pasti hadir di dunia. bagi yg ‘sadar’ smua bukan maslah besar. Bagi mereka yg masih ‘mencari’, maka yg ter’sadar’ harus mmberikan tuntunan. Ada saat dimana buah2x itu ranum tepat pd musimnya.

  13. […] Tempe Usahakan sesedikit mungkin zakatmuBisakah Umat Islam Bersatu ?Jangan Menyebarkan Gambar Berdarah-darahAku berbeda dengan Fajroel dalam soal TKIAh gitu aja gwe juga bisa !Ngompol menjelang whik […]

  14. Sloganmu kok aneh pakdhe? “Kekerasan atas nama negara lebih nyata ketimbang kekerasan atas nama agama”… Nek kekerasan yang dilakukan ki yo jelas podo nyatane to, kok iso sing siji luwih nyata mbangane sing liyane?… Maksudmu opo pakdhe?…

  15. Mestinya cop ame isi d samakn,,judul berdarah,isi qo’ bgetah

  16. Mungkn sbagian mrasa ngeri dgn gmbr berdarh,tp ngak ad salah-a kl d tampilkn,biar orng2 tau,gmn biadap-a yahudi memperlakukn muslm palstin,,,,Mestinya cop ame isi d samakn,,judul berdarah,isi qo’ bgetah

  17. lucu aja….. prihatin sih dengan nasibnya Palestina. tapi napa juga terlalu mikir kesana… tuh masih ada saudara kita yang penuh derita, korban gempa, korban lumpur lapindo, atau korban penggusuran paksa.. korban banjir akibat perambahan hutan, dan masih banyak lagi kepahitan di negeri ini. kenapa tutup mata.. apa kita-kita dah rabun dekat?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: