Oleh: Rovicky | Januari 22, 2009

Usahakan sesedikit mungkin zakatmu


Saya sedang berdiksusi soal zakat dalam Islam. Lagi-lagi diawali dari berita bahwa Pak SBY merupakan salah satu pembayar Zakat melalui Baznas. Presiden Ajak Masyarakat Gemar Berzakat.

😦 “Pakdhe ada yang bilang Zakat itu kewajiban bukan kegemaran. Mungkin bersedekah kali makzudnya”.

Yang mengulik otak ini salah satunya pertanyaan, apakah semakin besar zakatnya semakin bagus dari sisi Islam ? Saya cenderung mengatakan kalau bisa usahakan sesedikit mungkin harta kita yang harus dizakati. Jumlah harta boleh saja berlimpah tetapi usahakan yang wajib dizakati hanya sedikit. Looh ?

Apa artinya ?

Menurut pengetahuan saya yang cekak, dalam Islam harta itu juga memiliki fungsi ekonomi sebagai motor serta energi penggerak kemajuan taraf hidup. Artinya harta itu lebih utama sebagai penggerak ekonomi ketimbang sebagai produk untuk menjadi sekedar ‘pemberian’ kepada fakir-miskin.

Saya hanya melihat secara sederhana bahwa prosentase harta yang harus dizakati itu lebih besar seandainya harta itu “menganggur“. Jelas disini Islam sangat mementingkan supaya harta itu tidak hanya ditumpuk tetapi dijalankan dalam usaha bisnis.

Contoh mudahnya, emas yang batangan (bukan perhiasan, artinya tidak dipakai) zakatnya lebih besar dari emas yang dipakai sebagai perhiasan sekalipun. Tanaman hasil bumi dengan metode tadah hujan (sedikit/tanpa kerja tambahan) lebih besar nilai zakatnya ketibang tanaman dengan irigasi (ada investasi/kerja tambahan).

Gusti Allah memang memberikan rahmatnya melalui hujan, tetapi Gusti Allah juga lebih menghargai unjuk kerja manusia, sekalipun kerja itu untuk manusia itu sendiri.

Jadi, menurut saya, fungsi zakat tidak bisa lepas dari fungsi harta itu sendiri. Dampak langsung dari harta untuk keekonomian bukan diutamakan pada nilai (jumlah) zakat, tetapi dalam Islam justru di”encourage” untuk dijalankan sebagai “energi” menggerakkan proses produksi/ekonomi. Ini artinya fungsi sosial dari harta sangatlah penting bagi umat.

Bahwa kewajiban Zakat memiliki nilai investasi di “akhirat” itu menurut saya bonus dari Gusti Allah sebagai “kewajiban” atas kepemilikan harta.

😦 “Wah malam Jumat Pakdhe pengajian ya ?”


Responses

  1. Subahanallah.. moga bermanfaat
    http://ayi-ibet.blogspot.com/

  2. lah, memang seperti yang pakdhe bilang itulah pemanfaatan hasil zakat…

    Banyak dari kita beranggapan secara apa adanya menurut tuntunan kitab suci, bahwa zakat adalah semata untuk menyantuni kaum fakir, miskin dan orang” yang berhak menerima zakat.

    Namun dalam arti luasnya sebenarnya zakat lebih bermakna ke arah pemberdayaan dan kemandirian masyarakat, agar masyarakat yang kekurangan secara material dapat membantu dirinya sendiri untuk hidup secara mandiri, tidak selalu mengharapkan bantuan finansial dari orang lain tanpa harus berusaha dan bekerja.

    Masalah mendapatkan ganjaran karena ibadah, ya anggap saja bonus karena kita telah berbuat sesuai dengan perintah Gusti Allah dan tuntunan kitab suci, bukannya beribadah karena ingin mendapatkan pahala…

  3. Waaah!!! Pemikiran yang cerdas Pak dhe..!!!
    Jarang yang berpikiran seperti ini, saya termasuk salah satunya yang baru kepikiran kayak gini, gara2 tulisan sampeyan. hehehe…

    Menarik pak dhe dan saya cenderung sepakat. Cuma judulnya kok rada gimana….gitu. Hehe..

  4. Yup stuju, hanya harta yang nganggur (dlm 1th) + dah memenuhi nishab lah yg wajib dizakati. Harta yg bergerak (investasi) & tdk wajib dizakati, so sy jg kurang setuju dg zakat profesi lho…la wong belum memenuhi nishab & waktunya kok hrs dikeluarkan zakatnya; itu sih namanya shodaqoh..:)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: