Oleh: Rovicky | Mei 1, 2009

Pergeseran budaya itu bukan dengan “perang” tapi “penerjemahan”


Sering rasanya saya terkejut ketika berdiskusi tentang budaya barat yang “berbeda” dengan budaya timur, perbedaan dan perkembangan ini lebih sering dibumbui dengan hadits dan ayat-ayat Kitab suci. Bahkan saat ini hampir selalu hadist atau ayat yang sering menjadi perdebatan atau hadist populer saat ini adalah yang isinya “bernada” nuansa-nuansa Islam terpuruk, terpepet, tergencet, awas musuh, awasi Yahudi, Awasi Nasrani dll. Bahkan tidak jarang perebutan budaya itu terjadi dengan kekerasan yang akhirnya mengalir ke pembahasan terorisme.

Benarkah itu hadist-hadist itu yang diperlukan dalam memperjuangkan budaya Islam(i).

Nah, adakah anda memiliki pengetahuan (buku) sejarah kehidupan umat manusia pada jaman kejayaan Islam, misal pada masa dimana Islam menguasai 2/3 dunia. Ayat dan hadits apakah yang tersohor saat itu sehingga umat Islam “saat itu” bisa jaya ?

Ternyata sulit mencari kisah jaman itu yang berisi crita kondisi sosialnya. Kalau ada bukunya please let me know. Saya baru memiliki satu buku jaman kejayaan Islam itu “Arabic thought and the western world: in the golden age of Islam. by Eugene A Myers (1964)”. Buku ini isinya daftar orang-orang islam atau intelektual muslim saat kejayaan Islam itu, serta hasil karyanya juga bagaimana mereka mengembangkan diri dan ilmunya.

Para ilmuwan serta intelektual muslim ini kebanyakan mempelajari dan mengembangkan ilmu-ilmu yang sudah ada sebelumnya.Banyak contoh-contoh ilmuwan Arab (Muslim) yang sangat mempengaruhi pemikir-pemikir pada saat itu.

Al-Kindi, seorang filosof arab yang terkenal mengembangkan ilmu filsafat. Juga pengembang ilmu hitung (math), astrologi, fisika, kedokteran, farmasi. Beliau menerjemahkan bukunya Aristoteles dalam perspektif Neoplatonis. Tenunya sangat banyak kalau ditulis disini. Namun yang perlu diperhatikan adalah : hampir keseluruhan ilmuwan itu telah mempelajari dan menerjemahkan buku-buku Yunani serta ilmu-ilmu yang sudah ada sebelumnya.

Translasi.aha

Akhir dari pembacaan buku ini ternyata sangat menarik disimak. Disitu dicritakan masa perubahan atau tepatnya pergeseran penguasaan budaya oleh barat dengan “translasi” buku-buku karya intelektual Arab (Islam) kedalam bahasa Latin dan Yahudi. Pada pertengahan abad 13 muncul peradaban gabungan Yunani-Arab-Latin yang melahirkan peradaban moderen. Dimana akhirnya justru barat (Eropa dan Amerika) mengambil alih kepemimpinan kebudayaan (cultural lead) di dunia ini.

Jadi jelas bahwa pergeseran budaya itu mungkin utamanya bukan dengan “perang” tapi “penerjemahan” buku sebagai penguasaan pengetahuan (knowledge acquisition). Selama ini lebih banyak yang mengerti bahwa barat telah mengambil (mencuri) kebudayaan arab dan menyembunyikan bahkan membakar kitab-kitab arab. Mungkin yang terjadi bukan secara fisik, tetapi dalam arti kiasan atau metafor adalah penyerapan ilmu sekaligus mengembangkan ilmu pengetahuan.

Jihad yang perlu dikembangkan saat ini adalah jihad penguasaan pengetahuan. Dengan otak sebagai alat utama manusia dalam mengembangkan budaya. Jangan terlalu alergi dengan ilmu yang dikembangkan dimana saja. Benar bahwa budaya Islam pernah Jaya, Benar bahwa kitab suci AQ mengandung kebenaran hakiki. Tapi dunia dan peradaban berkembang, ikutisaja cara penguasa dan intelektual Islam dalam menguasai ilmu pengetahuan itu. Perang fisik hanyalah sebagian kecil efek samping tetapi bukan cara yang paling utama.

Adakah anda ingin berjihad dengan ilmu ?


Responses

  1. Aku sepakat sama Pak Rovicky..oleh karenanya saat ini aku ikutan ngomporin dan jadi kompornya juga Pakde..

  2. Ada sedikit gambaran dari tautan berikut:
    http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/05/02/03234037/profesi..yang.terlupakan

    Dan, ragam tanggapan atas artikel di atas:
    http://groups.yahoo.com/group/bahtera/message/76802

    Semoga bermanfaat. Bersama kita bisa.
    Have a productive day.

  3. suatu hari Sang Rasul menangis saat orang membawa jenazah seorang yahudi, maka umar protes “ya rasul, yang mati itu kan yahudi, kenapa kamu menangis?” Rasul menjawab, satu lagi jiwa terlepas dari tanganku masuk kedalam nerakanya ALLah.. (atau seperti redaksi sebenarnya)

    “sudahkan kusampaikan agama ini bagi kalian3x” Sabda Sang Nabi, “Sudah Wahai Rasul ALLah”. jawab para sahabat yang hadir. “maka hendaklah yang hadir menyampaikan pada yang tidak hadir.”
    maka sesungguhnya perang waktu itu, terjadi demi penyampaian agama, bukan penaklukan, ini berarti asimilasi budaya masih bisa terus berlangsung dalam keadaan sekarang, semboyan revolusi perancis ternyata berakibat baik. tanpa perang sedikitpun perancis menjadi negara eropa dengan jumlah muslim terbanyak di seluruh eropa. melebihi jumlah yahudi di seluruh dunia. saya ada menulis novel tentang ini, hanya belum diterbitkan, cuplikannya bisa dilihat pada http://www.amirstanishev.wordpress.com, mohon dengan hormat dan sangat kepada pa rovicky menjadi komentator pertama site saya.. pleasee… 😛

  4. Buku-buku ini mungkin bisa membantu, Muhammad the Prophet (Karen Armstrong), Muqaddimah (Ibnu Khaldun), yang dua ini ada bahasa indonesianya, Tarikh At-thabari (setahu saya hanya sebagian diterjemahkan), Tarikh Ibnu Ishaq (ada dalam bahasa inggris), Tafsir Ibnu katsir(sebagian ada terjemah). Sebaiknya pa’ dhe belajar bahasa arab deh biar dapet informasi menyeluruh, hehehehe… soalnya, terjemah yang beredar sangat terbatas sesuai apa yang dianggap perlu oleh orang indonesia, ya yang itu-itu tadi, yang seperti pa dhe tulis.
    Berikut ini summary subjectiv saya, mudah-mudahan sedikit ilmiah, sebelumnya maaf menuh-menuhin,  baca dulu hadits keren berikut,
    “kalian seperti orang yang berada dalam sebuah kapal, sebagian di dek dasar, sebagian lagi di dek atas, apabila penghuni dek bawah butuh air, mereka harus melewati orang-orang di dek atas, maka penumpang dek bawah menyepakati sebuah ide, yaitu; kita lubangi saja kapal ini, supaya gak ngerepotin orang-orang diatas. Apabila yang diatas gak mencegah itu terjadi, maka tenggelamlah mereka semua” rujuk ke kitab Misykat (kumpulan hadits bukhari)
    1. Kemakmuran dan pencapaian di bidang ilmu pengetahuan adalah efek samping dari kesalehan, selama pencapaian tadi tidak memperngaruhi kesalehan maka kemakmuran terus berlangsung. (dialektika 1 dan 0, Allah (Ahad) artinya satu. selain Dia = Nol, bila 1 didahulukan di depan nol, makin banyak nol makin bagus, kalo 0 didahulukan, banyak gimana aja gak ada arti, kalo gak ada satu? ya Nol Besar.
    2. Pak dhe ingin tahu bagaimana keadaan orang islam pada masa jaya? “penuh cinta dan kasih sayang, bukan kebencian seperti sekarang, memelihara agama dengan kepedulian religius. Bertanggung jawab dan melindungi kehidupan sekitarnya, meskipun kadang menyakitkan, yah mau gimana lagi? Namanya tanggung jawab, seperti anak, bandel tetap dijaga. Hehehehe…. (contoh, saat inkuisisi spanyol oleh penerus Paus Urban II, yahudi ikut diangkut juga oleh kapal-kapal Utsman, meski suka kumat jahatnya, mau gimana lagi?)
    3. Apabila kepedulian sosioreligi bagus, mustahil terjadi kemunduran, ask ourselves deh!!! Lebih mudah mana ngajak shalat atau nonton bola? (dialektika bola basket; semakin banyak lempar bola kedinding, semakin sering dia kembali pada kita, semakin banyak ngajak, ntar malu sendiri, pasti jadi baik deh)
    4. Contoh negara yang selamat dari kesusahan karena kepedulian sosioreligi, bangladesh, suriname(meski bukan negara islam, tapi muslim menjalankan perannya dan menjadi contoh komunitas yang baik.)
    5. Pencapaian besar terjadi sangat cepat, justru oleh generasi “contoh” yang kadang secara militer dan finansial lemah. Contoh, perluasan wilayah hingga ke afrika dan meliputi wilayah mediterania dicapai dalam waktu 27 tahun saja, dan hampir meliputi seluruh bekas Roman empire dalam beberapa puluh tahun kemudian, Ini apabila penaklukan dianggap sebagai bukti kejayaan. Masalahnya kekuasaan atas wilayah bukanlah tujuan sebenarnya. Jawaban generasi contoh ini bila ditanya, “kami harus bagaimana?” sahabat menjawab “jadilah seperti kami!” (baca, chronicles of the fellows of the prophet). kalau muslim sekarang (ya kita-kita) gimana ya jawabnya? Mungkin begini, “jangan seperti kami! Koruptor!” hehehehehe susye kan?
    6. Keruntuhan terjadi malah oleh generasi yang berada pada pariode kemakmuran, contoh generasi penggagas, Rasul dan Sahabat (khaled bin walid menyebarkan hingga iberia),Salahuddin, turki Osmani (terkenal dengan mimpi Usman). Generasi yang telah menikmati kemajuan umumnya tenggelam dalam kemudahan-kemudahan (Muqaddiman Ibnu Khaldun dan beberapa syair arab medieval age). Contoh syair, dan kami masuki istana dinasti Abbasiyah (kalau tak salah) itu dalam keadaan mereka sedang mabuk (contoh dekadensi moral), maka mudah kami menghancurkannya.
    7. Tujuan sebenarnya adalah agar sebanyak-banyaknya manusia bersentuhan dengan Islam, ingat “Islam” bukan orang Islam, secara indah emha ainun najib mengatakan, “Islam tidak tertawa karena dinikahi, tidak menangis bila dicerai”
    8. Tujuan seperti itu akan merubah peta perang yang sebelumnya Islam Vs. barat, Islam Vs. yahudi, islam Vs. Amerika menjadi: Muslim dan orang-orang yang harus di sampaikan pada mereka Islam agar bisa menikmati agama ini.
    9. Adalah fakta tak terbantahkan jumlah Muslim eropa dan Amerika meningkat secara sangat signifikan dengan tingkat kesalehan jauh diatas bangsa-bangsa yang memeluk islam semula jadi.
    10. Usaha penaklukan akan mempertentangkan States. Ingat States (negara) sangat berbeda dari Nations (bangsa). Hal ini akan menyulitkan bila kita menebarkan kebencian berlebihan pada states, yang mana dibelakang states ada Nations yang terdiri dari sekian banyak manusia yang harus disampaikan pada mereka Islam.
    11. States adalah Syakhs Ma’nawi (Personificated Person) bukan person sebenarnya dan tidak mewakili Nations (bangsa)-sumber; diktat kuliah saya (hehehe). Ingat, jangan overestimated terhadap bangsa amerika, pengetahuan umum mereka rendah, mereka hanya mengetahui apa yang pemerintah (yang dikendalikan Zion) ingin mereka ketahui. Contoh; pembantaian muslim bosnia baru diketahui publik amerika 4 tahun setelah kejadian, keadaan penjajahan di indonesia baru diketahui oleh publik belanda 300 tahun setelah kejadian berlangsung.
    12. Musuh sebenarnya manusia (bukan Muslim saja) : the diablos, the antichrist (the pretender), dan Jews (mungkin sebagian tidak, sebagian besar pasti) these are the Evil triangle.
    13. The Facts are, negara islam tidak miskin (contoh, tim-teng, m’sia) dan tidak tertinggal (contoh, pakistan, negara-negara x-soviet, dimana sejak USSR runtuh otomatis negara-negara yang sebagian besar bangsanya Muslim memiliki kepala nuklir). Ini apabila persenjataan adalah tolok ukur kemajuan.
    14. Pengertian antar umat beragama sebenarnya sudah terjadi (contoh, konsili Vatikan 1965, pengakuan umat kristen terhadap kenabian Muhammad, konsili ini tidak mendapatkan liputan luas). – sumber, Muhammad The Prophet (karen armstrong)
    15. Apabila famous adalah ukuran kejayaan, maka neil armstrong (hilang dari peredaran) adalah muslim, muhammad Ali, mike tyson, michael jackson (memang ada konspirasi untuk menjatuhkan dua orang ini karena ke islaman mereka), zenedine zeidane, shania twain, dll. (list updated every day)
    16. Mengapa penemuan-penemuan besar datangnya dari enemy of the states (hehe will smith banget). Karena Allah sayang sama mereka, sehingga di bukakan tanda-tanda kekuasaan itu lebih banyak pada mereka yang belum percaya.
    17. Kemiskinan, kemunduran, kebodohan adalah stigma negatif lain ala samuel huntington yang mempertentangkan peradaban, agar permusuhan beyonds the nations always exist. Ingat permusuhan antar nations menghalangi tercapainya misi penyampaian.
    18. Tafsir sebuah ayat (dan takutlah bila kalian tidak meneruskan misi penyampaian ini, akan Aku ganti kalian dengan kaum lain selain kalian) bunyi ayatnya yang tepat buka di Fathur-Rahman.
    19. Terorisme = konspirasi teori (5000 jews karyawan di wtc, 911 mereka libur. bom bali, cari amrozi sama ali Imron di kepulauan Bahama. 30 kristen ambon yang ditangkap karena tertuduh pelaksana pemboman gereja, Raib beritanya dari metro TV (liat lambang metro TV, zion abis!)
    20. Solutions: start care about our selves and our nearby, reaksi berantai ala nuklir. Don’t belive politikus (hehehe)
    21. Sebenarnya point2 diatas saya tulis dengan gaya dongengan (you are the inspiration mr. Rovicky 😛 ) dalam novel saya yang belum terbit-terbit. (mungkin kisah cinta lebih mendominasi di novel itu).

  5. maaf kalo saya salah, tapi kayaknya saya dulu pernah baca tentang penyerbuan orang mongol ke bagdad dan membakar baghdad termasuk perpustakaan besarnya, yang merupakan salah satu terbesar di dunia (pada era itu).

  6. jadi kapan kita menunggu hingga batu berbicara bahwa ada yahudi dibelakang kita.dan dimana orang-orang arab pada saat itu..???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: